Doa adalah sarana untuk memperoleh kekuatan

 

بِسْـــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ

Doa adalah sarana untuk memperoleh kekuatan dalam mencapai tujuan hidup yg ditujukan kpd Allah. Bagi seorang yg beriman, doa adalah rutinitas yg senantiasa dilakukan krn menyadari sifat diri sebagai manusia yg lemah tanpa daya, kecuali dgn daya dan kekuatan Allah.

Allah berfirman :
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
(QS. 2:186).

Seorang Sufi bernama Syech Romo Kyai Mustaghfirin ditanyai jama’ahnya : wahai guru Kyai Mustaghfirin, Allah berjanji dalam Al-Quran, Allah pasti mengabulkan doa para hamba-Nya.
Saya telah berdoa setiap hari, siang malam, tapi mengapa hingga saat ini doa saya belum terkabulkan..?

Mendengar pertanyaan tsb Kyai Mustaghfirin menjelaskan :
Saudaraku, sesungguhnya ada 10 hal dr kalian yg menghalangi terkabulnya doa yaitu :

1. Kamu mengakui Allah, tapi tidak menunaikan hak-hak Allah.
2. Kamu membaca Al-Qur’an tapi tdk mengamalkan isinya.
3. Kamu mengakui syetan musuh yg nyata, tapi kamu justru mengikuti jalan syetan.
4. Kamu mengaku cinta Rasulullah, tapi kamu meninggalkan sunah nya.
5. Kamu menginginkan Surga, tapi kamu menjauhi surga dgn amalanmu.
6. Kamu takut masuk neraka, tapi kamu justru mendekatkan diri dgn perbuatanmu pada neraka.
7. Kamu percaya mati pasti datang, tapi kamu tdk pernah mempersiapkan diri menyambutnya.
8. Kamu sibuk mencari aib orang lain, lupa aib diri sendiri.
9. Kamu selalu menikmati rezeki Allah, tapi kalian sering lupa mensyukurinya.
10. Kamu sering mengantarkan jenazah kekuburan, tapi kamu tdk pernah mengambil hikmah bahwa kamupun akan mengalaminya.

اَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ